Buntut Anggotanya Aniaya 6 Tahanan Kapolda Kalsel Minta Maaf

Foto : Penganiayaan bermula dari salah satu keluarga tahanan berinisial RY datang untuk mengantarkan makanan.
Banjarmasin, Chanel7.id/news : Akibat aksi kekerasan yang dilakukan beberapa oknum anggota Polri terhadap 6 tahanan Dit Tahti, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga tahanan.
“Bapak Kapolda sangat menyayangkan terhadap kasus ini, beliau selaku pimpinan Polda Kalsel menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga korban,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, di Banjarmasin, Rabu (28/1).
Menurut Adam, Kapolda Kalsel berkomitmen untuk menindak secara tegas terhadap siapa pun anggotanya yang melakukan pelanggaran.
“Itu sudah menjadi komitmen dari Bapak Kapolda. Semua anggota yang terlibat langsung di proses tanpa pandang bulu,” ujarnya pula.
Sebelumnya, Kombes Adam mengatakan, proses pemeriksaan terhadap 6 anggota piket regu dua yang bertugas menjaga tahanan di Direktorat Perawatan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Kalsel, terus berlanjut.
“Masih kami didalami dan sudah ditahan di tempat khusus untuk menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaannya akan kami buka secara transparan,” kata dia.
Untuk diketahui, aksi kekerasan yang dilakukan petugas penjagaan tahanan di Dit Tahti Polda Kalsel itu terjadi pada minggu (11/2/2024) lalu. Ketika itu salah satu pengunjung, berinisial RY yang merupakan keluarga salah satu tahanan, datang hendak membesuk.
RY membawa kiriman tiga bungkus nasi goreng, tiga susu kotak, dan beberapa makanan ringan. RY nekat menyelipkan dua paket sabu-sabu di makanan ringan tersebut, hingga akhirnya ketahuan petugas bahwa serbuk kristal itu pesanan salah satu tahanan.
Saat dilakukan interogasi siapa yang memesan narkoba itu lah, kejadian kekerasan fisik terhadap enam tahanan ini terjadi.
Enam korban kekerasan ini adalah RFP (tahanan Ditreskrimsus), FA, RF, AS, AN, RF (tahanan Ditresnarkoba).
“Satu patah kaki kanan berinisial RFP, dan satu orang retak kaki kiri berinisial FA. Sisanya memar di kaki,” ucap Kombes Adam.
Jurnalis : Nely